Dalam pembahasan terkait perawatan dan pendampingan penderita demensia di rumah, seringkali terlupakan diskusi mengenai dampak pada anggota keluarga yang melayani penderita demensia tersebut. Hal ini tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan karena seringkali kebutuhan asistensi penderita demensia sifatnya menyeluruh dan 24-jam. Selain itu, semua jenis demensia sifatnya adalah kronis dan progresif, artinya gejalanya terus menerus ada dan kondisinya akan terus menurun.

Oleh karena besarnya tuntutan perhatian penderita demensia, penting bagi pendampingnya untuk menyadari kondisi mereka sendiri untuk memastikan tidak sampai mengalami “burnout”. Sebelum mengalami stres yang berlebihan dan sendirinya tidak lagi dapat memberikan perawatan yang terbaik, anggota keluarga perlu mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisinya sendiri.

Simak berikut ini 10 gejala stres yang mungkin dialami oleh keluarga yang merawat penderita demensia:

  1. Penolakan tentang adanya penyakit dan pengaruhnya pada anggota keluarga yang tengah menderita demensia. Misalnya:
    • Tidak percaya bahwa orang tuanya telah terkena penyakit yang menyebabkan demensia
    • Terus berharap bahwa bisa diobati atau akan bisa membaik kembali seperti semula
  2. Marah pada anggota keluarga dengan demensia atau merasa frustrasi bahwa penderita demensia tidak dapat melakukan hal-hal yang seharusnya dapat mereka lakukan. Misalnya:
    • Berpendapat  bahwa seharusnya orang tuanya tahu cara melakukan hal-hal seperti berpakaian, tapi hanya keras kepala
    • Merasa orang tuanya telah menjadi malas atau manja, sehingga semua hal harus dibantu
  3. Pengasingan diri dari pergaulan dan kegiatan yang sebelumnya memberikan kebahagiaan. Misalnya:
    • Merasa tidak punya waktu atau tenaga untuk melakukan kegiatan lain di luar melayani orang tuanya
    • Merasa malas untuk bertemu orang lain karena berasumsi mereka tidak bisa memahami situasi keluarganya
  4. Kecemasan tentang masa depan dan menghadapi esok hari. Misalnya:
    • Mengkuatirkan apa yang akan terjadi ketika orang tuanya membutuhkan perawatan lebih dari yang bisa dia diberikan
    • Gelisah tentang masalah apa lagi yang akan timbul
  5. Depresi yang merusak semangat dan mempengaruhi kemampuan untuk mengatasinya. Misalnya:
    • Merasa putus asa dan pasrah dalam menghadapi situasinya
    • Tidak dapat berpikir dengan jelas dalam membuat keputusan sehari-hari
  6. Tingkat kelelahan berlebih yang membuat hampir mustahil untuk menyelesaikan tugas yang perlu dilakukan sehari-hari. Misalnya:
    • Mengabaikan kondisi kebersihan rumah
    • Tidak melakukan kegiatan perawatan diri dengan konsisten
  7. Susah tidur oleh karena banyaknya kekhawatiran yang tidak pernah berakhir. Misalnya:
    • Resah jika ayahnya malam-malam keluar dari kamar atau jatuh saat ke kamar mandi sendiri
    • Terbebani pikiran terkait semua urusan dan tanggung jawab yang harus dipenuhi
  8. Sensitivitas yang tinggi menyebabkan kekalutan hati dan memicu respons dan tindakan yang negatif. Misalnya:
    • Merasa tidak sanggup untuk berinteraksi dengan orang lain karena sulit mengendalikan emosi
    • Menghindari orang lain agar tidak perlu bersopan santun
  9. Sukar berkonsentrasi sehingga sulit untuk melakukan tugas-tugas sehari-hari. Misalnya:
    • Karena sibuknya, melupakan janji dengan orang lain
    • Tertantang dalam menyelesaikan tugas secara tuntas karena senantiasa terbagi perhatiannya
  10. Masalah kesehatan yang mulai mempengaruhi kondisi fisik dan mental. Misalnya:
    • Mulai menjadi sakit-sakitan, pusing, atau mudah terkena pilek dan flu
    • Tubuh terasa tidak enak selama durasi yang panjang

 Jika anggota keluarga yang melayani penderita demensia mulai mengalami gejala-gejala stres secara berlarut, penting untuk segera mencari solusi. Beberapa tips antara lain:

  • Mendapatkan bantuan orang lain untuk bergantian dalam melayani anggota keluarga dengan demensia
  • Meluangkan waktu untuk olahraga dengan rutin
  • Menjalankan kegiatan-kegiatan untuk mengurangi stres, seperti meditasi, latihan pernapasan, dan pijat
  • Menjaga pola makan yang sehat dan teratur
  • Memastikan istirahat dan tidur yang mencukupi

 

Reference:

Alzheimer’s Association, 10 Symptoms of Caregiver Stress

September 24, 2018

10 Gejala Stres Keluarga Penderita Demensia

Dalam pembahasan terkait perawatan dan pendampingan penderita demensia di rumah, seringkali terlupakan diskusi mengenai dampak pada anggota keluarga yang melayani penderita demensia tersebut. Hal ini tidak […]
September 10, 2018

Seni Karya dan Demensia

Selama berabad-abad seni karya telah menjadi salah satu cara penting untuk membantu seseorang untuk mengekspresikan dan mengungkapkan apa yang tidak bisa mereka ungkapkan dengan kata-kata. Belakangan […]
September 6, 2018

Peran Indra Peraba Sebagai Terapi Demensia

Cukup lazim diketahui bahwa sebuah sentuhan, misalnya dalam bentuk memegang tangan atau memberi pelukan, mencerminkan sebuah bentuk kasih sayang. Ternyata, riset oleh seorang profesor di University […]
August 31, 2018

Tips Melayani Orang Dengan Demensia

Keterbatasan pengetahuan dan kesalahpahaman merupakan beberapa hal utama mengapa tercipta sebuah stigma negatif terhadap orang dengan demensia. Pedoman ini bertujuan untuk memberikan pencerahan ringkas bagi khalayak […]