Tips Melayani Orang Dengan Demensia
August 31, 2018
Seni Karya dan Demensia
September 10, 2018

Peran Indra Peraba Sebagai Terapi Demensia

Cukup lazim diketahui bahwa sebuah sentuhan, misalnya dalam bentuk memegang tangan atau memberi pelukan, mencerminkan sebuah bentuk kasih sayang. Ternyata, riset oleh seorang profesor di University of California Berkeley menunjukkan bahwa indera peraba memainkan peran yang cukup mendasar dalam fungsi komunikasi manusia, dan bahkan mempunyai khasiat terhadap kesehatan fisik seseorang. Sebuah pelukan misalnya, memiliki beberapa manfaat termasuk menghilangkan stres, mengekspresikan kepedulian, meningkatkan kebahagiaan, mengurangi gejala penyakit dan meningkatkan aliran darah.

Bagi seseorang dengan demensia, sentuhan manusia memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Penelitian telah menemukan bahwa pemijatan tangan selama hanya lima menit dapat menyebabkan respons relaksasi fisik dan menurunkan kadar kortisol, hormon yang dilepaskan tubuh saat sedang stres. Sensasi yang didapat saat dipijat juga dapat meningkatkan kadar serotonin, suatu neurokimia yang meningkatkan perasaan tenang dan mengurangi kecemasan.

Dalam beberapa tahun terakhir, di bidang pelayanan warga senior tengah terbangun sebuah gerakan yang berusaha untuk mengurangi penggunaan obat-obatan yang tidak begitu efektif bagi warga dengan demensia. Sebagai gantinya para praktisi pelayanan senior menggunakan strategi dan pendekatan non-obat untuk memperbaiki gejala perilaku. Interaksi pribadi, termasuk terapi melalui sentuhan, telah menjadi metode yang lebih luas digunakan sebagai cara intervensi yang efektif. Terapi sentuhan, umumnya dalam bentuk pijat, menggabungkan prinsip kesehatan dengan interaksi pribadi yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan orang dengan demensia. Selain dengan pijat, sentuhan yang berarti tetap dapat direalisasikan dalam interaksi sederhana sehari-hari seperti bersalaman, memegang tangan, bahu, atau punggung. Filosofi dan metode ini juga diterapkan di RUKUN Senior Care.   

Sentuhan manusia tidak hanya memberikan manfaat positif, tetapi ketiadaan sentuhan justru dapat menyebabkan efek fisik dan emosional yang negatif bagi warga senior. Tanpa sentuhan manusia, warga senior dapat memiliki risiko kecemasan yang meningkat, merasa terisolasi, dan mengurangi kesadaran indra. Warga senior dengan kondisi medis yang serius adalah salah satu kelompok yang paling membutuhkan sentuhan, di mana sentuhan meningkatkan ketenangan hati dan rasa aman pada mereka.

Salah satu studi telah menemukan bahwa pijat tangan singkat untuk seseorang dengan demensia dapat mengurangi tingkat agitasi secara signifikan selama satu jam setelah sesi. Pijat tangan juga dapat memperdalam hubungan antara perawat dan penderita demensia. Selain itu, pijat kaki telah ditemukan dapat meningkatkan relaksasi yang mendalam, mengurangi rasa sakit dan kecemasan, menunjang tidur yang lebih nyenyak, dan memberikan kenyamanan bagi warga dengan demensia. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa sesi pijat kaki setiap hari selama dua minggu berhasil menurunkan agitasi, dan perubahan positif ini terus bertahan meskipun pijat sudah tidak lagi berlangsung.

Bagi penderita demensia, sentuhan dapat berfungsi sebagai cara berkomunikasi yang universal untuk memperoleh perilaku positif dan meningkatkan perasaan aman dan nyaman. 

 

 

Reference:

Eldecare Alliance, The Importance of Skilled Human Touch in Dementia Care

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *