Peran Indra Peraba Sebagai Terapi Demensia
September 6, 2018
10 Gejala Stres Keluarga Penderita Demensia
September 24, 2018

Seni Karya dan Demensia

Selama berabad-abad seni karya telah menjadi salah satu cara penting untuk membantu seseorang untuk mengekspresikan dan mengungkapkan apa yang tidak bisa mereka ungkapkan dengan kata-kata. Belakangan ini, seni karya semakin banyak pula digunakan untuk membantu orang dengan demensia dan Alzheimer, dan merupakan program kegiatan rutin di RUKUN Senior Living dan RUKUN Senior Care. Proses dalam berkreasi membuat seni karya dan menghargai sebuah hasil seni karya tidak hanya memberi manfaat bagi yang menderita demensia atau Alzheimer, tetapi juga bagi mereka yang merawatnya.

Meskipun studi tentang efek seni karya pada otak secara langsung masih terbatas, penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan artistik dapat membantu meringankan gejala perilaku demensia seperti kecemasan, agitasi dan depresi. Seni karya juga dapat meningkatkan ketenangan hati dan kepercayaan diri, dan membantu menstimulasi memori. Dengan adanya dampak positif bagi mereka dengan demensia dan Alzheimer, orang sekitarnya, baik anggota keluarga maupun penyedia perawatan, juga merasa terbantu oleh adanya kegiatan seni karya.

Sebuah penelitian di California dengan penderita demensia dini hingga sedang menemukan bahwa lebih dari 80 persen peserta dalam sebuah program membuat seni karya mampu tetap fokus selama sesi 30 hingga 45 menit, dengan sebagian besar tersenyum, tertawa dan menikmati kegiatan yang berlangsung. Dalam satu studi lanjutan, program membuat seni karya yang melibatkan sesi satu jam per minggu selama lima minggu menghasilkan peserta yang menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dibandingkan dengan kelompok lain yang hanya melakukan kegiatan diskusi atau kerajinan tangan sederhana.

Dalam sebuah experimen di Jepang yang melibatkan 39 orang dengan Alzheimer ringan, ditemukan bahwa mereka yang berpartisipasi dalam kegiatan seni karya tampak menjadi kurang apatis dibandingkan dengan kelompok lain yang melakukan latihan matematika sederhana. Dalam studi lain yang melibatkan 45 orang di Inggris dengan demensia ringan hingga sedang ditemukan bahwa mereka yang terlibat dalam pembuatan seni karya seminggu sekali selama 40 minggu menunjukkan peningkatan dalam kemampuan fisik, menjadi lebih interaktif dan lebih tenang dibandingkan dengan kelompok yang melakukan kegiatan rekreasi.

Banyak hal yang menunjang keunggulan seni karya sebagai aktivitas pilihan bagi seseorang dengan demensia atau Alzheimer. Yang utama adalah bahwa kemampuan untuk membuat seni karya dan kemampuan untuk menikmati hasil seni karya relatif masih dapat dilakukan oleh mereka dengan demensia dan Alzheimer. Keterbatasan seperti gangguan memori, tantangan daya pikir dan kemampuan berkomunikasi biasanya bukan hambatan untuk membuat sebuah karya seni, terutama pada tahap demensia awal hingga sedang. Seni karya juga merupakan ekspresi perasaan dan emosi, dan keterampilan non-verbal biasanya kurang terpengaruh dalam perjalanan penyakit Alzheimer, dibandingkan dengan keterampilan verbal.

Penderita demensia dan Alzheimer seringkali masih memiliki perasaan emosional internal yang signifikan yang mungkin dapat diekspresikan melalui kegiatan karya seni. Sebagian besar orang dengan demensia atau Alzheimer masih mengekspresikan berbagai macam emosi melalui raut wajah mereka, lama dalam perjalanan penyakit mereka. Melalui penggunaan garis, bentuk dan warna, seni karya dapat menyediakan cara bagi mereka untuk menyalurkan emosi dan perasaan batin mereka. Dalam kegiatan membuat seni karya, kita seringkali dapat merasa “tenggelam dalam proses” terbawa oleh naluri kreatifitas internal kita. Hal ini dapat memberi rasa tujuan dan makna bagi senimannya dan rasa kesejahteraan secara keseluruhan.

Profesi dunia medis, anggota keluarga, dan penyedia jasa rawat lainnya selalu mencari hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang dengan demensia. Obat-obatan untuk Alzheimer hanya memberikan manfaat terbatas dan tidak melakukan apa pun untuk menghentikan perkembangan penyakit ini. Kegiatan pembuatan seni karya dan apresiasi seni karya adalah sesuatu hal yang mudah untuk dimasukkan ke dalam kehidupan sehari-hari orang dengan demensia dan Alzheimer, yang memberi manfaat baik untuk mereka maupun orang-orang di sekitarnya.

Reference:

Fisher Center for Alzheimer’s Research Foundation, How Art Can Aid People with Alzheimer’s

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *