Atasi Nyeri dengan Japanese Akupuntur
Rangkuman seminar kesehatan RUKUN mengenai Japanese-style acupuncture, menjelaskan bagaimana teknik penjaruman yang lebih lembut ini berbeda dari akupunktur TCM.
Jarum akupunktur dipasang pada tubuh saat terapi
Atasi Nyeri dengan Japanese Akupuntur
Catatan: artikel berikut membahas sebuah acara (seminar kesehatan) yang telah berlangsung pada Oktober 2019 dan tidak lagi aktif; informasi ini dipertahankan untuk konteks historis.
Japanese-style Acupuncture menekankan pada metode penjaruman yang halus dan lembut. Dalam Japanese-style Acupuncture, jarum yang digunakan berukuran kecil dan tipis serta lebih tajam, sehingga pasien sebisa mungkin tidak merasakan sensasi yang menyakitkan. Hal ini berbeda dengan TCM Acupuncture (akupunktur pengobatan tradisional Tiongkok), yang biasanya menggunakan jarum yang lebih lebar dan tumpul, dengan penekanan pada stimulasi jarum yang lebih agresif.
RUKUN Senior Living untuk kesekian kalinya mengadakan seminar kesehatan. Seminar kesehatan ini diadakan pada tanggal 21 Oktober 2019, pukul 10.00 WIB, dengan pembicara dr. Yovita Wijaya, Akp, dari Rumah Sakit EMC Sentul. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.
RUKUN Senior Living
Kawasan Darmawan Park
Jl. Babakan Madang No. 99
Sentul Selatan – Bogor 16810
Telp. 021 8795 1525
Facebook: RUKUNSeniorLiving
Instagram: @rukunseniorlivingindonesia
Japanese-style Acupuncture menggunakan jarum yang lebih kecil, tipis, dan tajam dengan teknik penjaruman yang halus, sedangkan TCM Acupuncture biasanya menggunakan jarum yang lebih lebar dan tumpul dengan stimulasi yang lebih agresif.
Karena jarum yang digunakan berukuran kecil, tipis, dan lebih tajam, sehingga pasien sebisa mungkin tidak merasakan sensasi yang menyakitkan.
Seminar ini diadakan pada 21 Oktober 2019, pukul 10.00 WIB, di RUKUN Senior Living, Sentul.
Pembicaranya adalah dr. Yovita Wijaya, Akp, dari Rumah Sakit EMC Sentul.
Tidak, acara ini gratis dan terbuka untuk umum.